Today's Story About Us...
Ciledug, between March - April 2010
Tiba-tiba aja saya sadar kalo anak saya mulai berkenalan (baca: terlibat dan mengenal) dengan yang namanya pornography. Sesuatu yang saya pikir anak saya belum pernah tahu/kenal sebelumnya. Selama ini saya percaya bahwa anak saya nggak akan ikut2an anak2 lain seusianya di lingkungan rumah atau sekolah. Buku2 sekolahnya juga sesekali saya dan istri periksa, tidak ada yang aneh. Di laptop juga tidak ada cookies yang aneh2 apalagi porno.
Untung saja secara tidak sengaja saya menemukan 1-2 game porno di HP abang. Anak kelas 2 SMP itu, yang sehari2 di rumah keliatan lugu, kalem, penurut dan baik, ternyata sudah tahu juga hal2 yang seharusnya belum dia ketahui.
Masya Allah.. waktu saya tahu sempat kaget juga. Marah, kaget, kesal, pengen ketawa... campur aduk jadi satu. Marah karena ternyata mereka tidak sebaik yang keliatan. Pengen ketawa... karena ternyata like father like son. Ga bedanya dengan saya yang kenal hal spt itu waktu SMP kelas 1 dulu.. Hahahaha.
Tadinya mau langsung panggil dan menyidang Abang (dan adiknya juga yang kelas 5 SD). Ini kesalahan yang sangat serius. Tapi, setelah saya pikir2 lagi, saya harus hati2.. Jangan sampai tindakan saya malah membuat mereka makin antipati terhadap saya dan istri.
Untung, secara tdk sengaja, saya denger di radio. Tips untuk bicara dgn anak. Apalagi anak2 laki spt anak2 saya. Saya pikir saya akan praktekan tips itu, dan segera bicara dengan anak2. Bagaimanapun juga mereka harus mendapat hukuman, dan supaya mereka tahu bhw sesibuk apapun orang tua, masih tetap memperhatikan mereka.
Semoga mereka sadar.
0 comments:
Post a Comment